Bedanya Hijab Indonesia, Malaysia, dan Qatar

Home List Artikel Bedanya Hijab Indonesia, Malaysia, dan Qatar

 Bedanya Hijab Indonesia, Malaysia, dan Qatar

Bedanya Hijab Indonesia, Malaysia, dan Qatar

KOMPAS.com - Sebagai seorang muslim, penulis buku sekaligus pengusaha Muhammad Assad selalu kagum pada sosok perempuan berhijab. Baginya, perempuan yang berhijab tak ubahnya seperti seseorang yang pandai menjaga hartanya yang paling berharga. 

"Bagi saya perempuan yang berhijab itu tak cuma terlihat santun, tapi juga cantik secara fisik. Jadi sebenarnya tak perlu takut untuk berhijab, karena tidak akan membatasi kecantikan diri dan juga aktivitas Anda. Itu semua alasan klasik untuk orang yang memang enggan berhijab," ungkap Assad saat peluncuran bukunya, 99 Hijab Stories: A Beautiful Spiritual Journey, di Kinokuniya, Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2013) lalu.

Pria kelahiran Jakarta ini sempat merasakan hidup i beberapa negara yang kental dengan nilai-nilai Islami, seperti Malaysia dan Qatar. Di negara-negara ini, secara tak langsung ia banyak memerhatikan gaya berhijab muslimah. 

Dari pengamatannya tersebut, dibanding Malaysia dan Qatar, Assad menilai gaya berhijab orang Indonesia lebih modern, cantik, unik, dan berbeda. "Bukan berarti karena saya orang Indonesia, lantas memuji Indonesia sebagai yang paling bagus. Namun sepengamatan saya, dunia hijab Indonesia sudah berkembang pesat," terangnya. 

Perkembangan yang dimaksud antara lain, mulai adanya keberanian perempuan berhijab untuk memodifikasi penampilannya, memadupadankan hijab dengan busana dengan apik, sampai banyaknya buku tutorial hijab dengan macam-macam gaya yang beredar di pasaran. Hal ini menunjukkan bahwa hijab di Indonesia justru semakin berkembang dan bisa mengikuti tren fashion. 

Ditambahkan Assad, perkembangan hijab di Malaysia ini masih belum berkembang pesat. Bahkan, di Malaysia ada perempuan yang berhijab namun masih menggunakan baju berlengan pendek seperti kaos oblong. 

Sedangkan di Qatar boleh dibilang belum ada perubahan dengan hijab yang dulu. Semua perempuan memakai gamis panjang, hijab lebar, dan bercadar. Semuanya berwarna hitam.

"Suatu kali saya pernah melihat mereka sedang berfoto bersama teman-temannya. Saya lantas berpikir, bagaimana orang lain bisa mengenali mereka di foto sementara wajah dan pakaian mereka terlihat nyaris sama," gurau pria berkepala plontos ini. 

Ia menambahkan bahwa sampai saat ini, banyak perempuan Qatar yang mengagumi gaya berhijab muslimah Indonesia. Mereka menilai bahwa hijab Indonesia lebih berwarna dan lebih cantik.

"Sebenarnya, gamis panjang dan cadar ini dipakai untuk menghindari cuaca panas yang menyengat dan berdebu. Sedangkan pemilihan warna hitam yang notabene menyerap panas kemungkinan karena tradisi keluarga yang mengharuskan pakai hitam agar tidak terlihat mencolok," jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Komentar
  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

TESTIMONIAL

Samin

Jum'at, 14 Februari 2014

Mantap, busana nya bagus2, harganya murah pula...

Rudi

Kamis, 13 Februari 2014

Saya beli di sini, pelayanan nya cepat.. ...

ardi

Jum'at, 14 Februari 2014

Subahanallah. Bajunya bagus, kirimannya sudah sampai. Terima kasih...

Ratna

Jum'at, 14 Februari 2014

Koleksinya bagus... Harga pas dikantong. Terima kasih ...

Lihat Semua